SELAMAT DATANG DI KATERING SARI RASA

Makanan Khas Magelang

Gethuk
NO NAMA JENIS
1 Alen-alen Snack
2 Bakmi Campur Snack
3 Buntil Sayuran
4 Gethuk / Getuk Snack
5 Krasikan Snack
6 Lanting Snack
7 Opak Snack
8 Pleret Minuman
9 Pothil Snack
10 Slondok Snack
11 Tahu kupat Makanan
12 Tape ketan Snack
13 Wajik Snack
14 Sop Konro Sayuran

Memasak Daging Sapi

Cara mengolah daging, sangat menentukan kualitas rasa masakan. Ingin tahu bagaimana memasak daging yang tepat? Berikut ini kiat-kiat dari Chef Vindex Tengker tentang cara mengolah daging yang pas:

1. Pilih potongan daging sesuai jenis masakan

Setiap ingin membuat masakan, pilihlah potongan bagian daging sapi yang sesuai. “Misal, untuk membuat steak pilihlah daging bagian tenderloin atau sirloin,” kata chef Vindex. Jika Anda tidak paham mengenai bagian-bagian sapi yang cocok untuk masakan tertentu, bisa bertanya kepada penjual daging. Bisa pula mendapatkan informasi dari internet.

2. Turunkan daging dari freezer ke kulkas

Sebelum dimasak, turunkan daging yang disimpan di freezer ke kulkas. Aturannya adalah, turunkan daging dari freezer ke kulkas selama 12 jam per 1 kilogram daging sebelum dimasak. Tujuannya agar daging bisa mudah dimasak karena sudah tidak beku.

3. Jangan dicuci
Untuk mengempukkan daging yang beku dari freezer, jangan mencuci atau merendam daging sapi dengan air, terlebih dengan air hangat. “Suhu yang salah, seperti air hangat untuk mencuci daging, justru bisa membuat bakteri mengkontaminasi daging,” kata chef Vindex. Selain mudah terkontaminasi bakteri, proses pencucian atau perendaman terhadap daging juga bisa menghilangkan gizi yang terkandung dalam daging sapi.
Sebaiknya, daging dicuci sebelum dimasukkan ke dalam freezer, dengan catatan air harus mengalir. Sebelum disimpan di freezer, sebaiknya daging sudah dipotong kecil-kecil. Pemotongannya pun tidak sembarangan, daging harus dipotong melintang dengan serat daging.

4. Memilih daging giling
Proses mengempukkan daging yang paling mudah adalah dengan menggiling. “Namun hati-hati dengan daging giling, karena daging giling ini rentan terhadap bakteri. Jangan sekali-kali mencuci daging giling, karena bakteri akan cepat mengkontaminasi daging,” kata chef Vindex. Kemudian, jangan biarkan daging giling berada di ruangan terbuka hingga empat jam karena bakteri juga bisa mengkontaminasi.
Daging giling ini selain empuk juga sangat mudah divariasi. Misal untuk membuat sandwich, bola-bola bakso, hingga spageti. Dengan banyaknya variasi makanan yang dibuat, maka anak tidak bosan dan lebih menyukai olahan daging sapi.

5. Membuat beef steak

“Pilihlah daging prime cut, yaitu bagian rib eye, tenderloin, maupun sirloin. Ketiga bagian tersebut merupakan bagian daging terempuk dari sapi, sehingga sangat pas dibuat steak,” kata chef Vindex. Cara membuat steak sangat mudah, cukup garami daging sesaat sebelum dipanggang, kemudian mulai dipanggang setelah daging dilumuri minyak. Namun, proses penggaraman juga tidak boleh terlalu lama, maksimal 30 menit. Karena, jika terlalu lama jus dari daging justru akan keluar.
Perlu diingat, jangan meletakkan daging pada panggangan yang belum panas karena akan membuat daging lengket, tunggulah panggangan benar-benar panas. Lumurilah daging dengan minyak, bukan panggangannya.  Setelah matang, diamkan daging sejenak sebalum akhirnya dipotong dan disajikan.

6. Buat daging tumis
Untuk membuat daging lebih empuk saat ditumis, tambahkan 1/2 sendok teh tepung maizena ke dalam masakan.

(Disarikan dari berbagai sumber: )

Kilas Ekonomi Pameran Produk Makanan dan Minuman

Senin, 28 November 2011

JAKARTA (Suara Karya): Pameran produk industri makanan dan minuman sukses dilaksanakan pada Jumat (25/11) hingga Minggu (27/11) di Mall of Indonesia, Jakarta. Pameran bertajuk "Aku Cinta, Aku bangga, Aku Pakai Produk Indonesia" ini bertujuan untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri serta kesejahteraan dan kemandirian bangsa. 


Pameran tersebut dibuka secara resmi oleh Sesbim Kementerian Perindustrian Setia Hartono. Pameran yang diprakarsai oleh PT Lima Karsa Kreasi Utama ini memamerkan 35 produk industri makanan dan minuman. Pameran juga dimeriahkan oleh lomba menggambar dan mewarnai, talkshow, tari modern, band, sulap, serta kuis dan permainan. 
Sebelumnya, Menteri Perindustrian MS Hidayat mengemukakan, industri makanan dan minuman di Indonesia akan mengalami pertumbuhan 5 persen pada tahun ini. Sektor ini diproyeksikan akan tumbuh rata-rata 8,4 persen per tahun hingga 2014 atau lebih besar dibanding pertumbuhan industri nasional yang ditargetkan rata-rata 6,7 persen per tahun. Pertumbuhan didorong adanya penambahan investasi dalam beberapa tahun ke depan, pertumbuhan penduduk, serta proses integrasi ASEAN. Industri makanan dan minuman mempunyai peranan penting dalam pembangunan sektor industri, terutama kontribusinya terhadap produk domestik bruto (PDB) yang pada 2010 mencapai 33,62 persen. Industri ini mampu menyerap lebih dari 1,5 juta orang tenaga kerja.  


(Singgih BS)

Pesta Potluck

Ada berbagai cara orang menyelenggarakan pesta. Pesta tidak hanya sekedar kumpulan orang untuk makan bersama, tetapi yang lebih penting adalah adanya perjumpaan pribadi antar para peserta pesta tersebut. Perjumpaan ini menjadi penting karena ada kerinduan di antara mereka atau karena ada sesuatu yang akan dicapai melalui perjumpaan tersebut. Perjumpaan dalam suasana yang menyenangkan dengan suguhan sajian makanan memberikan kesan yang mendalam. Kesan ini akan menjadi memori yang kuat dan akan dikenang menjadi “romantisme kenangan”. Romantisme kenangan yang kuat akan menimbulkan keinginan untuk mengulang atau ingin menikmati kembali apa yang terjadi pada masa lalunya. Dengan demikian, pesta harus diusahakan dengan maksimal mungkin bisa menjadi “romantisme kenangan”

Salah satu bentuk pesta adalah potluck. Kata ‘potluck’ berasal dari kata ‘potlatch’ atau  ‘pot lucke’ yang artinya kurang lebih ‘beruntung mendapatkan sesuatu (makanan) dari dalam panci’. Kebiasaan mengadakan pesta atau kumpul-kumpul dengan makanan saweran ini dilakukan oleh orang Amerika. Prinsipnya, tiap tamu boleh membawa makanan secukupnya untuk kemudian dinikmati bersama dengan tamu yang lain. Umumnya tiap tamu membawa makanan yang berbeda sehingga bisa saling mencicipi. Agar makanan yang dibawa oleh tamu bisa dinikmati dengan baik sebaiknya tentukan tema ‘potluck party’. Pesta gaya ‘potluck’ mulai banyak digemari karena praktis dan lebih bisa menjalan kebersamaan.

Pesta potluck perlu beritahukan kepada para undangan, minimal seminggu sebelumnya agar para tamu bisa menyiapkan makanan yang akan dibawa dengan baik. Informasikan juga jumlah tamu yang diharapkan hadir dan jumlah hidangan yang diharapkan sehingga tamu bisa memperkirakan jumlah makanan yang dibawa berikut jenisnya. Misalnya, jika jumlah tamu 50 orang, jumlah makanan lebih dari 10 jenis maka tiap tamu cukup membawa 1 jenis makanan untuk sekitar 10 orang. Khusus untuk nyonya rumah, biasanya tidak diminta untuk menyiapkan makanan lagi karena sudah menyediakan tempat. Bisa saja diberi kesempatan menyiapkan nasi putih, air, tisuue atau buah segar yang tidak merepotkan.

Jika Anda akan membawa makanan untuk ‘potluck party’, usahakan menaruh dalam wadah yang siap saji sehingga tuan rumah tak perlu lagi memindahkan ke wadah saji lagi. Khusus untuk sup sebaiknya lengkapi dengan panci atau mangkuk untuk menghangatkan sekaligus mangkuk-mangkuk sajinya. Jika tak ingin repot,  kemas makanan untuk sekali ambil. Misalnya, kue sudah dipotong-potong atau taruh puding dalam cup mungil. Dengan cara ini nyonya rumah tidak akan kerepotan memberesi peralatan saji atau makan.

(Disarikan dari berbagai sumber)

Melindungi Jantung

Penyakit jantung kini makin banyak diderita orang berusia produktif. Meski begitu sebenarnya penyakit ini bisa dicegah.  Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan jantung.

Di Usia 20 Tahun

- Kurangi kalori
Ganti kebiasaan Anda mengonsumsi yang berkadar gula tinggi seperti minuman bersoda, jus atau sport drink dengan air putih. Penelitian menunjukkan orang yang memperoleh asupan kalori dari gula tambahan biasanya kurang mengonsumsi serat, kalsium, zat besi, dan vitamin dari makanan mereka. Makanan dan minuman yang mengandung banyak gula juga akan menyebabkan kita kegemukan sehingga lebih beresiko pada tekanan darah tinggi dan diabetes.

- Berhenti merokok
Berhenti merokok merupakan langkah utama untuk melindungi jantung. Di usia remaja, merokok dianggap sebagai hal yang keren, namun di usia 20-an, banyak orang yang merokok untuk menghilangkan stres. Menurut Malissa Wood, dari American Heart Association berhenti merokok di usia 20 tahun jauh lebih mudah di banding di usia selanjutnya.

- Ketahui riwayat keluarga
Bila ayah menderita serangan jantung sebelum usia 55 tahun dan ibu sebelum 65 tahun, atau ada anggota keluarga yang mati muda karena penyakit jantung, risiko Anda akan menjadi tinggi.

Di Usia 30 Tahun

- Jaga berat badan
Di usia 30 tahun biasanya tingkat ekonomi seseorang mulai mapan. Pastikan Anda tidak terlena dengan melupakan kesehatan. Lakukan olahraga secara rutin dan jaga asupan kalori.

- Kelola stres
Lakukan aktivitas yang Anda sukai setidaknya 15-20 menit setiap hari. Misalnya saja meditasi, membaca buku, atau bermain bersama hewan peliharaan. Kegiatan yang membuat Anda lebih rileks sangat disarankan untuk meredakan stres.

- Tes kesehatan
Lakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui apakah kadar kolesterol dan gula darah Anda sesuai standar normal. Selain itu ukur pula tekanan darah dan berat badan secara teratur. Konsultasikan pada dokter langkah-langkah yang diperlukan bila hasil pemeriksaan Anda di luar batas normal.

Sumber : kompas.com

Cari Menu Sari Rasa

Cetak Halaman Ini

Peta Sari Rasa

Formulir Kontak Sari Rasa

Nama

Email *

Pesan *