SELAMAT DATANG DI KATERING SARI RASA

Manfaat dan Bahaya Garam

Garam merupakan bumbu masak yang sangat akrab dan menyatu dengan kehidupan manusia. Garam sangat penting bagi kesehatan. Sel-sel tubuh kita membutuhkan garam untuk bisa berfungsi seperti mempertahankan fungsi otot dan hidrasi, itu sebabnya mengapa minuman pelepas lelah setelah olahraga mengandung sodium. Kita terus kehilangan sodium saat berkeringat dan membuang urin, dan jika kita tidak menggantinya dengan minum air dan sodium, maka tekanan darah kita bisa turun drastis dan membuat pusing-pusing. Sodium berfungsi seperti spons yang membantu menahan cairan dalam darah. 

Jika Anda darah tinggi tentu disarankan mengurangi konsumsi garam. Mekanismenya jelas: Sodium menyebabkan darah Anda mengandung banyak air, sehingga membuat jantung Anda memompa lebih keras dan membuat tekanan darah meningkat. Namun jika Anda dalam keadaan sehat, kedokteran merekomendasikan untuk mereka yang berusia 14 tahun ke atas mengkonsumsi garam tidak lebih dari 2.300 miligram atau sekitar satu sendok teh garam.  Sedangkan batas bawahnya adalah 1.500 miligram atau setengah sendok teh, bagi mereka yang sudah paruh baya atau berusia lanjut, termasuk yang mengalami sakit ginjal, darah tinggi dan diabetes.

Jika Anda berniat diet garam harus berhati-hati, menurut Journal of Hypertention, mereka yang mengurangi konsumsi sodium sekitar 1000 miligram mengalami darah rendah, detak jantungnya lebih tinggi dan penurunan sensitivitas insulin yang dapat meningkatkan resiko diabetes. Oleh karenanya, banyak ahli belum satu suara apakah mengurangi konsumsi garam baik atau tidak. Pesan pentingnya adalah garam bukanlah satu-satunya faktor penyebab naiknya tekanan darah, obesitas juga memberi kontribusi. 

Hal penting yang perlu diperhatikan adalah kebanyakan makanan olahan mengandung garam yang tinggi. Tubuh manusia menyeimbangkan jumlah natrium dengan potassium. Perbandingan sodium dan potasium erat kaitannya untuk menyetabilkan tekanan darah. Namun sayangnya makanan olahan saat ini tidak memiliki kandungan potassium yang cukup. Untuk itu disarankan untuk mendapatkannya dari buah dan sayuran segar. 

dari berbagai sumber 

Getuk Magelang

Getuk merupakan salah satu penganan khas kota Magelang.
Hampir semua orang pasti mengenal makanan ini. Tampilannya sangat menggoda. Biasanya gethuk berwarna coklat, hijau (pandan), merah muda, dan kombinasi putih dan coklat. Ada juga gethuk yang dibuat bulat hanya dengan campuran gethuk asli dan gula jawa, yang teksturnya lebih kasar daripada gethuk yang lain. Gethuk biasanya disajikan dengan parutan kelapa di atasnya, sehingga menambah cita rasa gurih. Rasanya yang sangat lezat membuat ketagihan orang yang memakannya

Sekarang di Magelang telah banyak merek – merek gethuk terkenal. Namun, berbagai macam merek gethuk tersebut, adalah asli khas Kota Magelang. Apapun bentuknya, gethuk tetap menjadi makanan khas Kota Magelang yang mempunyai cita rasa tersendiri. Kekhususan getuk walaupun mereknya berbeda terletak pada kehalusan tekstur dan rasanya. Ada yg cenderung membuatnya dengan ketela agak kasar, rasa manis ataupun gilingan ketela halus dan kurang manis. Salah satu ciri getuk yang tanpa bahan pengawet adalah daya tahannya pendek (1-2 hari) tanpa disimpan di almari es, mudah dipatahkan dan tidak lengket.

Soto, Sroto atau Coto?

Soto, sroto, atau coto adalah makanan khas Indonesia yang terbuat dari kaldu daging dan sayuran. Daging yang paling sering digunakan adalah sapi, ayam dan kambing. Berbagai daerah di Indonesia memiliki jenis soto sendiri, dengan kandungan yang berbeda-beda, misalnya Soto Sekengkel Banyumas,Soto Kediri, soto Madura, Soto Lamongan, soto Jepara, soto Betawi, soto Padang, soto Bandung, soto Sokaraja, soto Banjar, soto Medan, coto Makassar. Soto juga dinamai menurut kandungannya, misalnya soto ayam, soto babat, soto kambing. Soto memiliki banyak kemiripan dengan sop.

Karena ada beberapa jenis soto di Indonesia, masing-masing mempunyai cara penyajian yang berbeda-beda. Soto bisa dihidangkan dengan berbagai macam lauk, misalnya kerupuk, perkedel, emping melinjo, sambal, saus kacang, dan lain-lain. Dan juga pula dengan tambahan lainnya seperti sate telur pindang, sate kerang, jeruk limau, koya (campuran tumpukan kerupuk dengan bawang putih) dll. Seperti kita ketahui bahwa makanan pokok orang Indonesia adalah nasi, sehingga soto biasanya dihidangkan dengan nasi sebagai menu utama. Namun, ada perbedaan dalam hal menu utama nasi tersebut. 

Kebanyakan soto dihidangkan secara terpisah dengan nasi, seperti Soto Betawi, Soto Padang, dan lain-lain. Namun, ada juga yang dihidangkan bersama dengan nasi atau soto campur nasi, misalnya Soto Kudus. Selain itu, ada juga soto yang dihidangkan dengan lontong atau nasi yang sudah dimasak dengan dibungkus daun pisang, misalnya Coto Makassar. Kemudian, ada juga yang memakai mie, dan bukan nasi sebagai menu pokoknya, misalnya Soto Mie Bogor.

sumber wikipedia

Pecel


Pecel adalah racikan sayuran rebus dan lauk yang ditempatkan di atas tampah bambu atau pincuk daun pisang. Perpaduan paling umum adalah kacang panjang, taoge, mentimun, daun singkong, daun kemangi.  Selain itu ada variasi yang menambahkan daun bayam, daun turi, krai (sejenis mentimun), dan taburan lamtoro (petai cina). 

Bumbu kacang yang sudah dihaluskan disiramkan di atas racikan sayuran rebus tersebut. Bumbu pecel terdiri dari kencur, gula merah, garam, cabai, daun jeruk, dan kacang tanah sangrai yang dicampur, ditumbuk atau diulek.  Ada juga yang menambahkan daun jeruk purut, bawang putih, dan asam jawa dalam campuran air untuk mencairkan bumbu kacang.

Pecel pincuk Madiun, Jawa Timur, adalah salah satu varian pecel yang paling terkenal. Taburan petai cina (lamtoro), daun pepaya, serundeng kelapa, dan kacang goreng, melengkapi paduan sayuran rebus.  Aneka lauk yang biasa sebagai pelengkap adalah tempe dan tahu goreng, telur asin, hati ampela, perkedel jagung, sampai empal dan paru. 

Pecel sering juga dihidangkan dengan rempeyek kacang, rempeyek ebi, rempeyek kedelai, atau kerupuk gendar. Selain itu pecel juga biasanya disajikan dengan nasi putih yang hangat. Cara penyajian bisa dalam piring atau dalam daun pisang yang dilipat yang disebut pincuk.

Kini di beberapa pasar swalayan juga tersedia bumbu pecel siap saji, berupa blok bumbu kacang yang sudah lengkap berbumbu dan tinggal dicampur air. Variasi pecel menurut daerah antara lain pecel:  Malang, Kediri, Blitar, Tegal, Jogjakarta,  Banyumas, Ambarawa, dll.  

Cari Menu Sari Rasa

Cetak Halaman Ini

Peta Sari Rasa

Formulir Kontak Sari Rasa

Nama

Email *

Pesan *